Berikut
adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan jaringan:
1.
ping
Perintah “ping” mengirim ICMP echo
request packets ke tujuan. Contohnya, anda bisa ping google.com atau ping
172.195.33.174 untuk ping domain atau IP address.
Paket tersebut akan “bertanya” ke tujuan agar membalas. Jika tujuan
dikonfigurasi untuk bisa membalas, tujuan akan merespon packet tersebut. Anda
akan dapat melihat berapa lama waktu round-trip/perjalanan antara komputer Anda
dan tujuan (dibaca: Latency). Anda akan melihat “request timed out” jika packet
loss terjadi/tidak terhubung dengan tujuan, dan Anda akan melihat pesan
kesalahan jika komputer Anda tidak dapat berkomunikasi dengan host tujuan.
Secara default, ping menunggu 4.000 milidetik ( 4 detik ) untuk
setiap respon sebelum menampilkan pengembalian pesan "Request Timed
Out". Jika sistem remote yang sedang diping adalah di link penundaan
tinggi, seperti link satelit, respon mungkin memakan waktu lebih lama untuk pengembalian
respon. Anda dapat menggunakan pilihan -w (tunggu) untuk menentukan waktu yang time-out
yang lebih lama.
Perintah di atas adalah perintah standar untuk ping. Sedangkan Contoh
berikut menggambarkan cara mengirim sepuluh ping , masing-masing dalam ukuran
1.000 byte, ke alamat facebook.com :
2.
traceroute/ tracert/ tracepath
Salah satu
perintah dasar command prompt pada jaringan adalah traceroute persis
dengan perintah ping, tapi perintah ini dapat memberikan informasi jalur
paket tujuan melewati mana saja. traceroute mengirimkan paket ke tujuan,
dan sepanjang jalan meminta setiap router Internet untuk membalas ketika
dilewati. Ini akan menunjukan jalur koneksi antara komputer Anda dan tujuan.
Hal ini dilakukan dengan mengirim pesan permintaan Internet Control
Message Protocol (ICMP) Echo ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin
meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling
dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.
Tool ini dapat
membantu untuk troubleshoot masalah koneksi. Contohnya, jika Anda tidak dapat
terhubung dengan server, menjalankan traceroute akan menunjukan
jalur/hop yang bermasalah antara komputer Anda dan tujuan.
Perintah ini ada diberbagai perangkat jaringan baik router,
wireless AP, Modem, Windows, Linux dan server.
3.
pathping
Perintah pathping adalah alat pelacak rute yang mengkombinasi fitur
dari perintah ping dan tracert. Perintah pathping mengirimkan
paket ke setiap router dalam perjalanan ke tujuan akhir selama periode waktu.
Kemudian menghitung hasil berdasarkan paket-paket yang dikembalikan dari setiap
hop (titik lompatan). Karena perintah menunjukkan tingkat packet loss pada
setiap router atau link yang diberikan, maka akan mudah untuk menentukan
router-router atau link mana yang mungkin menyebabkan masalah jaringan.
Ketika pathping dijalankan, anda pertama kali melihat hasil untuk
rute seperti yang diuji untuk masalah di atas. Ini adalah jalan yang sama
dengan yang ditunjukkan oleh perintah tracert. Perintah pathping kemudian
menampilkan pesan sibuk untuk 325 detik
berikutnya. Selama waktu ini, pathping mengumpulkan informasi dari semua router
yang sebelumnya tercatat dan dari link antara mereka. Pada akhir periode ini,
akan ditampilkan hasil tes.
Dua kolom paling kanan –kolom This Node/Link Lost/Sent=Pct dan Address-
berisi informasi yang paling berguna. Dari kolom tersebut dapat diketahui
persentase penurunan paket data. Penurunan ini menunjukkan hubungan kemacetan.
Tingkaat kerugian yang ditampilkan untuk router menunjukkan bahwa router CPU
tersebut mungkin terlalu penuh. Rute router yang padat mungkin juga
menjadi factor dalam masalah end-to-end, terutama jika paket yang diteruskan
oleh router software.
4.
ipconfig/ ifconfig
Perintah ipconfig bisa digunakan di
Windows, sementara perintah ifconfig bisa digunakan di
Linux, Mac OS x dan Unix. Perintah ini memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi
interface jaringan dan melihat informasi interface/LAN Card di komputer Anda.
Adapun beberapa contohnya adalah sebagai berikut:
a.
ipconfig atau ipconfig
/allcompartments
Berikut
ini adalah perintah untuk menampilkan sebagian informasi konfigurasi.
b.
ipconfig /all atau ipconfig
/allcompartments /all
Berikut ini
adalah perintah untuk menampilkan seluruh informasi konfigurasi.
c.
ipconfig /displaydns
berikut ini
adalah perintah untuk menampilkan isi dari DNS Resolver Cache.
d.
ipconfig /flushdns
perintah
berikut adalah untuk membersihkan DNS Resolver Cache.
e.
ipconfig /release
perintah
berikut untuk menghapus semua koneksi IP Address.
f.
ipconfig /renew
membuat IP
Address baru untuk adapter tertentu
g.
ipconfig /registerdns
Melakukan
refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.
h.
ipconfig /allcompartments
menampilkan
informasi tentang semua sisi
5.
arp
Address Protocol Resolution (ARP)
memungkinkan host untuk menemukan media access control address dari sebuah host
pada jaringan fisik yang sama, yang diberi alamat IP dari host. Agar ARP
efisien, setiap komputer menempatkan pemetaan IP ke MAC address untuk
menghilangkan permintaan broadcast ARP berulang.
Anda dapat
menggunakan perintah arp untuk melihat dan memodifikasi entri tabel ARP pada
komputer lokal. Perintah arp berguna untuk melihat cache ARP dan menyelesaikan
masalah resolusi alamat.
a.
arp –a atau arp -g
Menampilkan
entri ARP arus oleh menginterogasi arus data protokol . Jika inet_addr yang
ditentukan, IP dan Fisik alamat untuk hanya komputer tertentu akan ditampilkan
. jika lebih dari satu antarmuka jaringan menggunakan ARP, entri untuk setiap
ARP tabel ditampilkan .
b.
arp –s
Jika alamat IP telah ditetapkan untuk
adapter jaringan tertentu tidak mungkin untuk mengubah alamat IP yang diberikan
ke alamat baru . Selain itu, jaringan italicizing DHCP , BOOTP atau RARP akan
otomatis memberi kartu alamat IP, oleh karena itu , perintah ini tidak
akan dimanfaatkan .
c.
arp –d
menghapus host
tertentu dengan menyebutkan internet address. Misalnya,
arp -d 220.0.0.161
6.
nslookup
Perintah dasar
command prompt pada jaringan lainnya adalah perintah nslookup akan
mencari alamat IP yang terkait dengan nama domain. Contohnya, anda bisa
menjalankan perintah nslookup untuk melihat IP address sebuah alamat
web.
Komputer Anda terus
query server DNS untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP. Perintah ini
hanya memungkinkan Anda untuk melakukannya secara manual. nslookup juga
memungkinkan Anda untuk melakukan reverse lookup untuk menemukan nama domain
yang terkait dengan alamat IP.
7.
netstat
netstat singkatan dari
network statistic. Perintah ini menampilkan koneksi jaringan yang masuk dan
keluar serta informasi jaringan lain. Ini tersedia di Windows, Mac, dan Linux –
setiap versi memiliki opsi baris perintah sendiri Anda dapat men-tweak untuk
melihat berbagai jenis informasi.
Utilitas netstat
dapat menunjukkan koneksi yang open di komputer Anda, program mana yang membuat
koneksi, berapa banyak data sedang dikirim, dan informasi lainnya.
a.
netstat
perintah untuk
statistic menampilkan statistic protocol dan koneksi TCP/IP saat ini.
b.
netstat –e
perintah untuk
menampilkan statistic Ethernet
c.
netstat –n –o
jika anda
menggunakan perintah netstat -n, alamat dan nomor port tidak dikonversi ke
nama. Sedangkan perintah netstat –o menampilkan proses ID sehingga anda bisa
melihat pemilik port dari setiap koneksi.
d.
netstat –a
perintah untuk
menampilkan semua koneksi.
e.
netstat –r
adalah perintah
untuk menampilkan table routing ditambah koneksi aktif.
8.
control netconnections
Perintah ini adalah untuk menampilkan jendela Network Connection
dan Dial Up Folder.
9.
hostname
perintah ini adalah untuk menampilkan bagian nama host dari nama
sebuah komputer.
10. Route
Perintah berikut ini adalah untuk menampilkan local route
11. nbstat
NetBIOS
over TCP/IP (NetBT) menyelesaikan nama NetBIOS ke alamat IP. TCP/IP menyediakan
banyak pilihan untuk resolusi nama NetBIOS, termasuk pencarian cache local,
WINS server query, broadcast, DNS server query, Lmhosts dan Host file lookup.
nbtstat adalah
alat yang berguna untuk mengatasi masalah resolusi nama NetBIOS. Ada beberapa
perintah dari nbtstat yaitu sebagai berikut:
a. nbtstat –n
adalah
perintah untuk melihat daftar nama NetBIOS local
b. nbtstat –r
adalah
perintah untuk melihat daftar nama yang diselesaikan oleh broadcast dan via
WINS.
c. nbtstat –s
adalah
perintah untuk melihat sesi table konversi alamat IP tujuan untuk nama-nama
NetBIOS computer.
d. nbtstat –c
untuk
melihat daftar cache NBT dari remote [machine] names dan IP address mereka.
e. nbtstat –A [ip address]
melihat
daftar nama table mesin remote yang diberikan IP addressnya.
12. net
Perintah
net digunakan untuk mengatur, melihat, memperbarui, memperbaiki, dan
menentukan pengaturan jaringan.
a. net view
Menampilkan
daftar computer dalam workgroup tertentu atau sumber daya bersama pada computer
tertentu.
b. net use
Menghubungkan
atau memutus computer anda dari sumber daya bersama atau menampilkan informasi
tentang koneksi anda.
c. net accounts
adalah perintah
untuk melihat pengaturan akun.
d. net localgroup
Dengan
net localgroup, anda dapat memodifikasi local groups pada computer-komputer.
Namun ketika memakai perintah tersebut tanpa menggunakan pilihan modifikasi,
maka perintah ini akan menampilkan localgroups pada beberapa computer. Pilihan
perintah ini adalah add dan delete komputer.
e. net config
net
config menampilkan informasi konfigurasi workstation
dan layanan server. Ketika digunakan tanpa server atau switch workstation, ini
akan menampilkan daftar layanan yang di konfigurasi.
f. net share
net
share membuat resource yang tersedia untuk pengguna
jaringan. Ketika perintah ini digunakan tanpa pilihan, maka akan muncul dafta
informasi tentang semua resource yang di-share oleh computer. Untuk setiap
resource, Windows melaporkan nama device atau nama path serta komentar
descriptive yang terkait.
Referensi
http://alfianrizasugiarto.blogspot.com/2014/02/fungsi-dari-ping-tracert-dan-nslookup.html
selengkapnya dapat unduh disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar